Mengenal Kebudayaan dan Ikon Negeri Jiran

Sesuai dengan agenda kami yaitu student exchange, kami berdua puluh generasi muda melakukan studi tour di University Putra Malaysia, salah satu universitas terbaik di Malaysia.

Di sana kami diberikan perkuliahan oleh Dekan Fakultas Ekonomi tentang entrepreneurship dan cara mendapatkan scholarship di UPM. UPM merupakan kampus yang asri, banyak tanaman hijau menghiasi kampus.

Semoga suatu saat aku dapat kembali kesini untuk mengenyam pendidikan pasca sarjanaku, amin. Kami melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur, pusat kota Malaysia yang dihiasi puluhan gedung pencakar langit yang begitu mempesona. Tak lupa kami membeli oleh-oleh di Pasar Seni, surganya shopping dengan harga yang begitu menggiurkan.

Kami juga menyaksikan Cultural Show in Malaysian Tourism Centre. Pengunjung akan disuguhkan tarian dan lagu daerah khas Malaysia. Pertunjukkan sangat indah dan menghipnotis setiap mata yang menyaksikan, kami juga ikut menari diakhir pertunjukkan. Pengalaman ini sangat berharga, karena kami dapat mengenal kebudayaan Malaysia sebagai wujud toleransi keberagaman antarbangsa.

Bagai sayur tanpa garam saat di negeri Jiran tanpa mengunjungi Menara Petronas, menara kembar yang menjadi ikon Malaysia yang mendunia. Petronas dirancang oleh Adamson dan Cesar Pelli dengan ketinggian 452 m.

Kedua menara dihubungkan dengan skybridge dan pada bagian bawah terdapat pusat perbelanjaan Suria KLCC yang menawarkan barang-barang branded yang memanjakan mata. Dibelakang KLCC terdapat fountain show dilengkapi warna-warni air yang menakjubkan, so amazing.

Hatyai Surga Kuil di Thailand

Tepat pukul 21.00 waktu Malaysia kami melanjutkan perjalanan ke Thailand menggunakan bus. Kami membutuhkan waktu 8 jam untuk sampai ke Thailand sehingga sepanjang malam kami terlelap. Perjalanan begitu melelahkan tak terasa sang fajar telah menyapa. Kami bergegas mandi di perbatasan Malaysia-Thailand dan bergegas memasuki imigrasi.

Welcome to Hatyai. Suasana sangat berbeda dengan Negeri Jiran. Kalian akan disuguhkan puluhan kuil berwarna emas di sepanjang jalan dilengkapi tulisan aksara Thailand yang entah apa artinya.

Destinasi pertama yang kami kunjungi di Hatyai adalah Wat Hat Yai Nai (reclining buddha). Matahari begitu terik karena tepat berada di atas kepala, kami bergegas mengabadikan moment dengan jepretan kamera.

Kemudian kami bergegas ke Songkhla Pharanon Laem Pho, Wat Hua Thanon, Tang Kuan Hill dan The Dragon Head. Jika kalian mengunjungi Singapura harus berfoto di depan Merlion, maka di Thailand kalian harus berfoto di depan The Dragon Head, kepala naga ini mengeluarkan air mancur ke laut yang hampir mirip dengan merlion. Saat di Hatyai wajib bagi kalian untuk mencicipi lezatnya es krim kelapa khas Hatyai, eskrim sangat cocok dinikmati di bawah teriknya mentari.

Kami melanjutkan perjalanan ke Klong Hae Floating Market, pasar terapung yang menjajakan makanan khas Thailand. Wow, ini surganya penggila makanan. Kalian akan menemukan Thai Tea, Manggo Sticky Rice, Sate Seafood dan masih banyak lagi. Wajib bagi kalian untuk mencicipi cita rasa khas Thailand yang begitu menggoda.

Bergegas kami kembali ke negeri Jiran menuju airport. Perjalanan begitu melelahkan karena kami berjam-jam tidur di bus, tapi rasa bahagia di dada mengalahkan segala penat yang ada.

Kami menikmati sepanjang perjalanan dengan bernyanyi bersama. Tepat pukul 05.00 sore kami sampai di airport. Akan tetapi aku mempunyai jadwal kembali ke Indonesia pukul 09.00 pagi, sehingga aku memutuskan menginap di bandara bersama ketiga temanku.

Yah sekuat tenaga kami menahan agar bola mata tak tertutup, kami takut karena banyak barang bawaan yang harus kami jaga sehingga kami memutuskan tidak tidur. Pukul 06.00 pagi, kedua temanku bergegas untuk check in pesawat untuk penerbangan pukul 08.00 akan tetapi petugas mengatakan bahwa kedua temanku ketinggalan pesawat.

Kami sangat syok karena kedua temanku harus membeli tiket pesawat lagi seharga 480 ringgit (1,5 juta rupiah) padahal mereka sudah tidak mempunyai uang ringgit dan disana tidak ada ATM Indonesia. Inilah pengalaman berharga bagi kedua temanku, mereka kebingungan dan entah apa yang harus dilakukan, untungnya saudara temanku bekerja di Malaysia sehingga mau meminjamkan uang untuk membeli tiket.

Aku yang mempunyai jadwal penerbangan yang berbeda, segera check in agar tak ketinggalan pesawat. Inilah perjalananku, perjalanan yang tak mungkin terhapus dari memori, perjalanan yang kan kuceritakan pada anak dan cucuku kelak bahwa dunia itu Indah, dunia itu luas. Maka pergilah, Buka matamu, injakkan kakimu ke semua penjuru negara agar kau tau betapa indah dan hebatnya Tuhan menciptakan dunia.

Dubai, My Dream Destination

You Know, Segores tinta kutulis di dinding kamar Mengelilingi Dunia dengan Gratis. Kupanjatkan setiap hari penuh dengan harap mimpiku terwujud. Mimpi ini akan terus membara sampai akhir menutup mata.

Aku seorang pemimpi, sangat ingin mengelilingi dunia dan Dubai menjadi negara dream destination yang sangat ingin kukunjungi. Kota termewah di Uni Emirat Arab yang memukau mata setiap insan akan kemegahan gedung pencakar langitnya. Jika aku dapat mewujudkan dream destinationku ke Dubai bersama detikTravel dan Visit Dubai akan kukunjungi berbagai ikon terkemuka di Dubai. This is my bucket list in Dubai!

1. Burj Khalifa

Hal pertama yang wajib kukunjungi saat di Dubai yaitu melihat keeksotisan gedung tertinggi di dunia. Burj Khalifa merupakan gedung dengan 153 lantai, dengan berat beton setara dengan 100.000 gajah. Jumlah baja setara dengan baja lima pesawat Airbus 380.

Membayangkan serunya menginjakkan kaki di ketinggian 2.716,5 kaki melihat hamparan gedung-gedung pencakar langit tak lupa mengabadikannya dengan jepretan foto. .

2. Dubai Fountain

Tak lengkap rasanya ke Dubai tanpa melihat air mancur terbesar di dunia. Air mancur yang terletak di Burj Khalifa dengan luas sekitar 30 hektar ini, dapat meluncurkan air hingga setinggi 500 kaki. Saat malam hari, keelokan air mancur semakin menawan dengan kilauan cahaya lampu. Wisatawan dapat menikmati keindahan air mancur sambil bersantai ditemani lagu-lagu indah dengan Gratis.

3. Dubai Mall

Mall terbesar di dunia yang merupakan surga bagi kaum hawa untuk shopping. Ingin sekali berkunjung ke Mall yang dilengkapi akuarium besar dan ring es dengan kapasitas 2.000 orang untuk bermain ice-skating.

4. Miracle Garden

Sebagai pemuda yang suka berfoto, tempat wajib yang harus Aku kunjungi adalah Miracle Garden di Dubailand. 45 juta lebih bunga akan memanjakan mata dilengkapi Aromatic Garden, Butterfly Park, Colorful Peacocks dan Floral Clock.

5. Burj Al Arab dan Palm Island

Ikon Dubai yang merupakan hotel bintang 7 dengan ketinggian 321 meter yang merupakan hotel paling tinggi ke-4 yang ada di dunia. Salah satu mimpiku adalah mengabadikan foto di depan Burj Al Arab.

Selain itu destinasi yang wajib kukunjungi saat di Dubai adalah Palm Island, pulau buatan yang berisikan banyak atraksi, hotel terkenal, shopping mall dan fashion mewah yang akan membuat wisatawan terhipnotis.

Itulah Dream Destination yang ingin kulakukan di Dubai, Negara Impian yang sangat ingin kudatangi. Hope I can go to Dubai with detikTravel and Visit Dubai. Semoga Mimpiku terwujud menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *